![]() |
| Sumber gambar: http://www.soniazone.wordpress.com/ |
Bismillahirrohmanirrohim.
Bersosialisasi merupakan kebutuhan setiap manusia sebagai makhluk sosial. Apalagi, ketika kita hidup bertetangga. Tetangga-tetangga kami, rata-rata pegawai. Bertemu pagi saat hendak berangkat ke kantor, bertemu sebentar siang saat makan siang, bertemu sore sepulang dari kantor. Butuh waktu beberapa hari untuk sekedar saling sapa, maklum, di pagi hari, masing-masing bergegas berangkat ke kantor, sore hari, masing-masing sudah sama-sama lelah. Hari libur, biasanya setiap keluarga memiliki acara sendiri-sendiri. Lagipula, kebanyakan tetangga adalah pendatang dari kabupaten lain, di hari libur, biasanya mereka pulang ke rumahnya untuk berkumpul bersama keluarga.
Tetapi, dalam beberapa kesempatan, kamipun sempat berkenalan dan berbincang. Sebut saja ada Mbak Wati, Mbak Erna dan Mbak Santi. Kami semua, berstatus PNS dan sama-sama berstatus kontaktor (pengontrak rumah).
Ibu Wati sepanjang pengamatan saya, adalah ibu dengan satu orang anak berumur lima tahun. Setiap akhir pekan saya tidak pernah melihatnya berada di rumah.
















